BL4ZTERZT404
NOT FOUND!
Today : | at : | safemode : OFF| Security : Active
> / blazterzt404 / public_html / blog / post /

Dear sobat blogger blazterzt, blog blazterzt sudah aktif kembali silahkan cekout konten terbaru dari mas blazt.
name author perms com modified label
Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

.:: Linux - Perintah perintah dasar terminal / console Linux BLAZTERROR rwxr-xr-x 1 10:18 AM

Filename .:: Linux - Perintah perintah dasar terminal / console Linux
Permission rwxrw-r--
Author BLAZTERROR
Date and Time 10:18 AM
Label
Action





Yo! Sobat blogger blazterzt, untuk sobat sobat sekalian kali ini mas blazt mau ngeshare tentang pengoperasian Operating System Linux, untuk sobat yang masih awam untuk Linux ini , Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap menghsobatlkan cara ini untuk bekerja.

Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan sobat menguasai sistem operasi Linux ini. Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, sobat dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:


$ man ls

Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls itu secara lengkap.

1. Perintah &

Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg.

2. Perintah adduser

Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.

# adduser scut
# passwd scut

Selanjutnya sobat akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama.

4. Perintah alias

Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila sobat ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:

$ alias dir=ls

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias.
 
5. Perintah bg

Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya sobat sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat sobat membutuhkan shell tersebut maka sobat dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini sobat telah membebaskanshell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. Lihat juga perintah fg.
 
7. Perintah cat

Menampilkan isi dari sebuah file di layar.

$ cat namafile

8. Perintah cd

Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira sobat tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.

9.  Perintah chgrp

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:

# chgrp
10. Perintah chmod

Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. sobat dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.

Dengan menggunakan letter coding, sobat dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tsobat plus (+) untuk menambah ijin dan tsobat minus (-) untuk mencabut ijin.

Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:

$ chmod ug+rx coba1

Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untukuser, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).

Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3

12. Perintah chown

Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori

$ chown


13. Perintah cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:

$ cp


14. Perintah fg

Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.

15. Perintah find

Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang sobat tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:

$ find . -name *.doc -print
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc


16. Perintah grep

Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah sobat tentukan.

$ grep

Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:

$ grep marginal
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi
prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi
prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total


17. Perintah gzip

Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:

$ gzip

Walaupun demikian sobat bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.


18. Perintah halt

Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau sobat harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.


19. Perintah hostname

Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.

[flory@localhost docs] $ hostname
localhost.localdomain


20. Perintah kill

Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses.

$ kill

PID adalah nomor proses yang akan di hentikan.


21. Perintah less

Perintah ini sama fungsinya dengan perintah more (melihat isi dari sebuah file) dan hampir sama juga dengan perintah cat.

22. Perintah login

Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.

23. Perintah logout

Perintah yang digunakan apabila kita mau keluar dari sistem

24. Perintah ls

Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. sobat dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila sobat menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tsobat titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tsobat titik) dengan format panjang.

$ ls

$ ls -al

$ ls -a1



25. Perintah man

Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu sobat lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

$ man


26. Perintah mesg

Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg sobat dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar sobat dengan write atau talk.

$ mesg y atau mesg n

Gunakan mesg n bila sobat tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.


27. Perintah mkdir


Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.

$ mkdir


28. Perintah more

Mempaging halaman, seperti halnya less.


29. Perintah mount

Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat sobat pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.

$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)


30. Perintah mv

Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila sobat memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

$ mv psybnc /var/tmp

$ mv psybnc

31. Perintah passwd

Digunakan untuk mengganti password. sobat akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

$ passwd


32. Perintah pwd

Menampilkan nama direktori dimana sobat saat itu sedang berada.

33. Perintah rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.

$ rm -rf

$ rm -f

$ rm

34. Perintah rmdir


Untuk menghapus direktori kosong.

$ rmdir


35. Perintah shutdown

Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem sobat bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

# shutdown -r now


36. Perintah su


Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap sobat ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila sobat bukan root dan user lain itu memiliki password maka sobat harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila sobat adalah root maka sobat dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.


37. Perintah tail

Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi sobat bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:

$ tail

38. Perintah talk

Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal sobat akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

39. Perintah tar

Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:

$ tar
40. Perintah umount

Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.

# umount


41. Perintah unalias

Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:

$ unalias dir


42. Perintah unzip

Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang sobat tentukan:

$ unzip

Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.


43. Perintah wall

Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.

# who Dear, everyone..... segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.


44. Perintah who

Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:

$ who


45. Perintah xhost +

Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.


46. Perintah xset

Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat sobat set menggunakan perintah ini:

$ xset b

$ xset m


47. Perintah zip

Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.


Oke Semoga posting ini membantu sobat sekalian, dan juga terus visit blog BL4ZTERZT404 untuk melihat konten konten menariknya.

.:: Linux - Penerangan sederhana System Administrasi Linux BLAZTERROR rwxr-xr-x 0 6:42 PM

Filename .:: Linux - Penerangan sederhana System Administrasi Linux
Permission rwxrw-r--
Author BLAZTERROR
Date and Time 6:42 PM
Label
Action


Dear sobat blogger blazterzt , semuanya pasti sudah taukan apa itu System Operasi Linux , yah linux ada system operasi yang di Opensource kan penerangan sempit nya sih gitu tapi taukah sobat system administrasi dalam linux ? dan Apa itu Administrasi Sistem Linux ?
Sebuah sistem komputer tidak akan dapat bekerja dengan baik jika salah satu dari ketiga komponen ini dihilangkan: hardware, software, brainware. Hardware adalah bagian komputer yang ada secara fisik. Software adalah kode-kode instruksi yang dijalankan pada hardware yang bersangkutan. Sedangkan brainware adalah manusia yang bertugas untuk mengoperasikan sistem komputer. Administrasi sistem adalah aspek yang berkaitan erat pada faktor brainware tersebut.Seorang sysadmin bertugas untuk menjaga agar sebuah sistem dapat tetap berjalan sesuai dengan fungsinya. Jika ada masalah pada sistem tersebut, dia berkewajiban untuk memperbaikinya. Setiap sistem komputer membutuhkan sysadmin, mulai dari komputer pribadi sampai ke mainframe berukuran besar. Semuanya tetap membutuhkan sysadmin. Jika sobat adalah satu-satunya pengguna di komputer sobat, sobat adalah sysadmin bagi komputer sobat sendiri. sobat semua adalah seorang sysadmin mungkin tanpa kesadaran sobat sendiri.

Linux memiliki beragam fasilitas untuk mengotomatisasi seluruh kegiatannya. Hal ini tentunya sangat memudahkan seorang administrator. Administrator tidak perlu melakukan pekerjaan yang berulang-ulang secara manual, pekerjaan yang demikian dapat diserahkan kepada sistem Linux. Dengan perintah yang tepat, sistem akan dapat melakukan tugasnya tanpa perlu diperintah ulang.

Konsep User dan Permission
Linux adalah sistem operasi multiuser. Artinya, sebuah sistem Linux dapat dipakai oleh lebih dari satu orang sekaligus. Seorang pengguna Linux memiliki sebuah direktori pribadi (home directory) untuk menyimpan file-filenya. Umumnya ia tidak diperkenankan untuk memodifikasi isi direktori selain home directory-nya. Pada kebanyakan sistem Linux, home directory user abc biasanya diletakkan di /home/abc. Pada Linux, setiap file dimiliki oleh seorang user dan sebuah group. Hak akses baca, tulis, dan execute untuk user dan group juga dapat dibatasi. Hal ini akan mempermudah administrasi sistem karena user tidak akan dapat mengubah konfigurasi sistem seenaknya, berbeda dengan sistem operasi yang tidak didesain sebagai sistem operasi multiuser seperti halnya Windows.Pada Linux (dan sistem UNIX lainnya) ada sebuah account yang memiliki hak mutlak pada sistem tersebut, account tersebut secara tradisional disebut 'root'. Account ini bisa melakukan apa saja pada Linux tanpa mempedulikan hak akses. Account ini umumnya hanya digunakan untuk keperluan administrasi, dan tidak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Mengapa account root tidak baik digunakan untuk keperluan sehari-hari? Program pada sebuah sistem operasi (Linux ataupun bukan Linux) mungkin memiliki bug atau kesalahan pemrograman.

Dengan menjalankan program sebagai root, bug tersebut memiliki kemungkinan untuk dapat merusak seluruh sistem. Sedangkan jika program tersebut tidak dijalankan sebagai root, maka kerusakan hanya akan terjadi pada file milik user yang bersangkutan. Selain itu manusia adalah makhluk yang suka melakukan kesalahan, dengan account root, kesalahan tersebut akan dapat merusak sistem, sedangkan jika dilakukan oleh user biasa, kesalahan tersebut hanya akan berakibat fatal pada file yang dimiliki oleh user yang bersangkutan. Itulah sebabnya mengapa virus software hampir tidak pernah menjangkiti Linux, karena para penggunanya hanya menggunakan account 'root' untuk hal-hal yang benar-benar memerlukan 'root'. Sebaliknya, pada sistem operasi single user seperti DOS, Windows atau MacOS, setiap user adalah 'root', dapat sobat bayangkan kekacauan yang terjadi pada masa itu jika sistem operasi tersebut digunakan oleh beberapa orang.

Struktur Direktori dari Linux
Sebuah filesystem pada Linux dibagi menjadi banyak direktori. Hal ini akan memudahkan sysadmin karena file yang sobat cari akan berada di dalam direktori sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.Berikut ini adalah beberapa lokasi direktori yang penting untuk diketahui oleh seorang sysadmin:

/bin: berisi program yang esensial, yang berguna jika partisi /usr tidak terhubungkan
/boot: berisi file-file yang penting untuk booting Linux, seperti halnya kernel Linux
/usr: berisi file-file program dan data yang diperlukan untuk menjalankan program yang
bersangkutan, file di dalam hirarki ini dapat dibuat menjadi read-only
/var: berisi file-file yang dinamik seperti email, file log dan sebagainya.
/etc: berisi file konfigurasi dari program
/mnt: berisi mount point dari partisi lainnya di sistem komputer sobat, pada Linux Mandrake
misalnya, /mnt/DOS_hda1 adalah isi drive C: pada sistem operasi DOS/Windows
/dev: berisi device, seperti /dev/ttyS0 adalah port serial pada komputer sobat, atau /dev/fd0
adalah floppy disk.
/home: berisi home direktori dari user pada sistem sobat
/sbin: berisi program-program yang esensial untuk sysadmin
/root: adalah home directory dari user 'root', tidak disimpan di bawah direktori /home
karena kemungkinan direktori tersebut belum di-mount.

Memonitor Keadaan Sistem
Seorang administrator sistem harus mengetahui apa saja yang sedang terjadi pada sistem sobat. Hal-hal yang umum untuk diketahui adalah:Proses apa saja yang sedang berjalan pada saat tersebut, dan juga detilnya seperti pemilik proses, pemakaian CPU, pemakaian memori dan sebagainya. Untuk mendapatkan informasi ini, seorang sysadmin dapat menggunakan perintah ps, pstree, gtop atau ktop. Siapa saja yang sedang login pada saat itu. Informasi ini dapat didapat dari perintah who. Siapa saja yang memasuki sistem beberapa waktu terakhir. Dapat dilihat dari perintah last Melihat keadaan ruang harddisk. Dapat dilihat dari output perintah df. Melihat kapan user tertentu terakhir login. Dapat dilihat dari perintah finger atau last.

Memonitor File-file Log
Linux memiliki mekanisme untuk mencatat kejadian-kejadian penting. Kejadian-kejadian tersebut dicatat ke file-file log tertentu. Pada kebanyakan distribusi Linux, biasanya file log disimpan di dalam direktori /var/log atau /var/adm. Fasilitas pencatatan tidak menulis kejadian pada sebuah file, tapi ke beberapa file sesuai dengan kategorinya. Sebagai contoh pada distribusi RedHat atau Mandrake terdapat file-file di bawah ini:

/var/log/cron, mencatat semua kegiatan cron (utilitas untuk menjalankan program secara periodik)
/var/log/httpd/*, mencatat akses ke web server
/var/log/maillog, mencatat segala hal yang berhubungan dengan email
/var/log/messages, mencatat segala hal yang tidak termasuk pada file log lainnya.
/var/log/news/*, mencatat segala hal yang berhubungan dengan news server
/var/log/samba/*, mencatat hal-hal yang berhubungan dengan file server samba
/var/log/secure, mencatat hal-hal yang berhubungan dengan keamanan sistem
/var/log/spooler, mencatat hal-hal yang berhubungan dengan pencetakan
/var/log/xferlog, mencatat transfer file melalui FTP.
File-file yang penulis sebutkan di atas adalah file teks biasa, dan dapat dilihat dengan menggunakan utilitas teks biasa, misalnya gunakan perintah tail -f /var/log/messages untuk melihat perkembangan pada sistem sobat.

Memperbaiki Keamanan Sistem
Mungkin tugas yang paling berat dari seorang sysadmin, terutama yang bertanggung jawab untuk sistem yang terhubungkan pada Internet adalah masalah keamanan sistem. Untuk ini seorang sysadmin dituntut untuk memiliki kesadaran lebih tinggi dalam masalah keamanan. Sistem operasi Linux berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi, berbeda dengan sistem operasi lain yang closed source. Terkadang, hanya beberapa menit setelah masalah keamanan ditemukan, sudah dibuatkan patch-nya. Supaya seorang sysadmin mendapat informasi secepat mungkin, ia harus secara periodik mencek tatus keamanan dari vendor Linux yang dia gunakan.

Berikut adalah halaman security dari beberapa vendor Linux:
RedHat Linux, http://www.redhat.com/support/updates.html
Linux Mandrake, ttp://www.linux-mandrake.com/en/security.php3
Caldera OpenLinux, http://support.calderasystems.com/
Debian GNU/Linux, http://www.debian.org/security/
SuSE Linux, http://www.suse.de/security/index.html
LinuxPPC, http://www.linuxppc.com/security/
YellowDog, http://www.yellowdoglinux.com/resources/errata.shtml


Utilitas Interaktif untuk Administrasi Sistem Beberapa distribusi Linux menyertakan utilitas untuk mempermudah konfigurasi sistem. Utilitas ini sangat mempermudah bagi sobat yang cuma ingin memakai Linux, dan tidak punya banyak waktu untuk melakukan konfigurasi. Berikut adalah daftar utilitas tersebut untuk beberapa distribusi terkemuka.


RedHat Linux: linuxconf
Linux Mandrake: linuxconf atau drakxconf
SuSE Linux: yast
Caldera OpenLinux: coas atau lisa


Utilitas tersebut berguna bagi sobat yang baru memakai Linux atau yang tidak punya banyak waktu. Namun bagi sobat yang ingin melakukan kustomisasi terhadap sistem, mungkin akan lebih berguna jika sobat langsung mengedit file konfigurasi dari program yang sobat kustomisasi.Sebuah sistem komputer, tetap membutuhkan perhatian dari manusia supaya dapat berjalan dengan baik. Mungkin sistem tersebut tetap dapat berjalan tanpa harus mendapatkan perhatian penuh dari manusia, namun jika terjadi masalah pada sistem tersebut, peranan manusia tetap diperlukan. Manusia yang bertugas untuk menangani hal ini disebut administrator sistem atau system administrator, disingkat menjadi sysadmin atau admin saja. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai administrator sistem dan tugas-tugas apa saja yang harus dilakukannya.

.:: Linux - Setting IP Server BLAZTERROR rwxr-xr-x 0 4:18 PM

Filename .:: Linux - Setting IP Server
Permission rwxrw-r--
Author BLAZTERROR
Date and Time 4:18 PM
Label
Action

Seting IP server Di Linux

Di Client sangat mudah seting IP . Ada antar muka GUI nya. Tapi untuk komputer server tidak bisa seperti itu. Karena dalam kondisi standar gak ada grafis nya 
Tapi jangan takut mudah kok 
Untuk seting IP di komputer server. login sebagai root  Edit file
/etc/network/interfaces
 

1 ) Ketikkan saja perintah
sudo gedit /etc/network/interfaces
2) Dan ganti baris
iface eth0 inet dhcp iface eth0 inet dhcp
Ganti dengan baris seperti berikut ini
iface eth0 inet static 
address 192.168.0.9
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.1
3) Ganti alamat IP sesuai dengan IP lokal and
4) Kalau sudah, restart fitur jaringan dengan perintah
sudo /etc/init.d/networking restart
5) Untuk memeriksa apakah seting sudah tepat gunakan perintah
ifconfig
Mudah kan 

.:: Linux - Install XAMPP/LAMPP di Linux BLAZTERROR rwxr-xr-x 0 4:16 PM

Filename .:: Linux - Install XAMPP/LAMPP di Linux
Permission rwxrw-r--
Author BLAZTERROR
Date and Time 4:16 PM
Label
Action

Cara Menginstall XAMPP di Linux

Cara Menginstall XAMPP di Linux
XAMPP adalah perangkat lunak open source , yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.
Fungsinya adalah sebagai server web yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Dengan XAMPP anda dapat menjalankan berbagai jenis CMS misal : WordPress , Drupal , Joomla, OJS , SLiMS, WolfCMS, Prestashop, PHPBB dan lain lain
Dalam Turorial ini saya menggunakan Linux Mint 8 (Helena) , opera_11.61.1250_i386 , dan Terminal Konsol tentu nya

1) Download dulu paket XAMPP for Linux di
http://sourceforge.net/projects/xampp/files/BETAS/xampp-linux-1.7.7.tar.gz/download
baca Keterangan nya di http://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html#374 

2) Setelah terdownload .


Xampp Linux1.7.7.tar.gz
3) Buka Aplikasi terminal,  login di terminal sebagai super user (root). ketik su , masukan paswod anda



XAMPP - Install XAMPP - Login Sebagai SU
4) Kemudian pindah ke direktori dimana tadi anda menaruh paketan XAMPP, misal tadi saya menaruh unduhan paket XAMPP di /Unduhan , maka saya mengetik cd Unduhan, tekan enter
cd Unduhan
 
 

XAMPP - Install XAMPP Pindah Folder Dima Tadi Anda Menaruh Paketan XAMPP
5) Ekstrak paketan XAMPP ke /opt,
ketik  tar  xvfz xampp-linux-1.7.7.tar.gz -C /opt , akhiri dengan menekan enter
tar  xvfz xampp-linux-1.7.7.tar.gz -C /opt
 


XAMPP - Install XAMPP - Extract Paketan XAMPP Ke opt
 6) Tunggu sebentar ya Sukses mengekstrak / menginstall  XAMPP.



XAMPP - Berhasil Extract Paketan XAMPP ke opt
7) Sekarang jalankan XAMPP dengan mengetik /opt/lampp/lampp start
/opt/lampp/lampp start
 
 

XAMPP - Sukses Menjlankan Apache MySQL ProFTPD
(PERHATIAN ! untuk menjalankan XAMPP anda harus login sebagai root ! )

8) Bukalah browser kesayangan anda ketikan localhost , tekan enter
Trararara , muncul halaman depan XAMPP mudah kan



XAMPP - localhost

9) Untuk menyetop (mensetop) di terminal ketikan ,  /opt/lampp/lampp stop , akhiri tekan tombol enter


/opt/lampp/lampp stop
 
 

 

BL4ZTERZT404_ © 2013 BL4ZTERZT404 Blogs All Right Reserved
Thx To B374K and p4r4ghcyb3rn3t, Template Redesign by BL4ZTERZT404 - Blogs

Find Our Facebook!
Join Indonesia Blog Community!